• 1.000 gram nangka muda, potong-potong
  • 2.000 ml air
  • 10 lembar daun jati yang muda
  • 75 gram gula merah
  • 4 cm lengkuas, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 750 ml santan sedang
  • 10 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 1 sendok teh ketumbar, sangrai
  • 6 butir kemiri, sangrai

Yogjakarta selain terkenal dengan tempat-tempat wisata dan budayanya, juga terkenal dengan makanan-makanan tradisionalnya. Salah satu makanan tradisonal khas Jogya adalah gudeg. Penjual gudeg juga bisa ditemukan di kota lain, tapi gudeg Jogja mempunyai cita rasa yang khas dan berbeda dengan gudeg yang ada di daerah lain. Gudeg Jogja punya rasa manis yang khas. Makanan tradisional yang manis ini juga menjadi trade mark kota Jogja. Begitu terkenalnya gudeg sebagai makanan khas Jogja, sampai-sampai Jogja terkenal juga dengan nama lain ‘Kota Gudeg’.

Salah satu tempat beli gudeg yang terkenal adalah gudeg Yu Jum ada di sebelah selatan, Plengkung Wijilan. Warung Yu Djum, singkatan namannya Ibu Djuwariah, katanya sudah ada sejak tahun 1942. Selain warung Yu Djum ada beberapa warung gudeg yang lain, seperti gudeg Bu Lis . Tetapi aku tetap paling menyukai warung gudeg Yu Djum.

Gudeg Wijilan memang terkenal sebagai gudeg manis. Gudeg ini kering ( bukan gudeg basah seperti gudeg Bu Tjitro yang terkenal di Jakarta ) dan manis, bukan seperti yang lain, rasanya sedikit asin. Katanya, gudeg Yu Djum masaknyapun berbeda. Gori ( nangka muda ) direbus sampai 100 derajat Celsius selama 24 jam untuk menguapkan kuahnya. Ya, itu memang yang justru membuat gudek ini kering dan manis ….. Dan katanya lagi, gudeg kering hanya ada di Yogya, tidak ada di mana2 ….

Gudeg Kering

Makanan ini enak dimakan dengan nasi hangat dan sambal krecek. Makanan yang berbahan dasar nangka muda, ayam, telur dan tahu atau tempe ini tidak sulit dibuat. Kalau gemar pedas, sambal krecek bisa ditambahkan. Kombinasi nasi hangat, gudeg dan sambal krecek ini bisa membuat banyak orang ketagihan menyantapnya.

Gudeg Basah

CARA MEMBUAT :

  1. Haluskan10 butir bawang merah, 5 siung bawang putih, 1 sendok teh ketumbar, sangrai ,6 butir kemiri, kemudian disangrai
  2. Alasi dasar panci dengan lima lembar daun jati kemudian masukkan nangka dan air lalu tutup kembali dengan sisa daun jati.
  3. Rebus nangka dengan api kecil selama 3 jam.
  4. Dalam wadah lain, rebus santan bersama bumbu halus, gula merah, lengkuas, dan daun salam sambil diaduk hingga mendidih. Tuangkan santan pada rebusan nangka yang airnya sudah berkurang dan rebus selama 1 jam hingga mengering.
  5. Agar lebih awet, sebaiknya di kukus kembali.

Besek Tempat Gudeg

Gudeg Jogja tidak hanya digemari oleh orang-orang Jogja tapi juga disukai oleh orang-orang dari luar daerah. Mereka bisa menikmati gudeg di rumah makan atau di warung-warung lesehan. Selain itu gudeg juga bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh khas Jogja dalam kemasan kotak karton, besek bambu, atau kendil. Jadi, kalau berkunjung ke Jogja, jangan lupa untuk mencicipi gudeg Jogja.